Pengalaman Bertemu dan Perbincangan Eksklusif dengan Pak Muhammad Yudi Kotouky

Jakarta, Malam ini 13 Januari 2020 pukul 18.30 saya mendapatkan orderan ojol dari Jl. Cikini, Menteng, Jakarta Pusat Menuju Tebet Timur Jakarta Selatan. Awal percakapan singkat seperti biasa saya mengawali perkenalan dengan kendaraan saya yang tidak sesuai dengan yang terdaftar. Kaget, beliau langsung tahu asal daerah kendaraan saya. Kami lalui sekitar 20menit perjalanan.

Beliau : Mas dari Jawa, Jawane pundi?

Saya : Dari Banyumas pak, kok tau jawa pak? bagaimana ceritanya? 

Beliau : saya dulu suka dengan seseorang mas, dari situ saya minta di ajari bahasa jawa. Saya diajari cara menyatakan cinta ke temen saya. Kala itu saya dikasih tau, "aku terno awakmu merga bokongmu gede" karna aku kurang percaya aku tanya ke temen lainnya mas, ternyata artinya aku cinta padamu karna pantatmu besar.

Saya : (dalam hati saya tertawa seraya berkata) bapak dikerjai oleh temennya dong. :)

Beliau : Saya dulu pernah kuliah di Undip Semarang, saya mendapatkan istri dari tegal dan lama tinggal di Jawa, anak saya sekarang berkarir semua di Jawa. Alhamdulillah diberi kesempatan oleh pak ganjar mengabdi di departemen pertanian dan sosial. Kala itu saya 2 kali datang dan orang tua istri saya langsung percaya mas. Saya langsung dilepas mas dengan istri. karna jarak semarang-tegal lalu penginapan jauh saya diperkenankan tinggal dirumah istri saya.

Saya : Alhamdulillah pak, diberi kesempatan dan beruntung.

Beliau : Alhamdulillah pula saya muslim mas.

Saya : Bapak Mualaf? Sejak kapan pak?

Beliau : sejak saya masih kuliah dulu mas, waktu itu saya bermimpi didatangi sesosok orang memakai sorban, pakaian gamis. lalu saya tanyakan ke pada seorang kyai. Sejak saat itu saya yakin masuk islam.

Saya : Masya Allah..

Beliau : Saat itu saya langsung dapat cobaan berat mas, saya harus mengembalikan sejumlah uang dari Gereja Khatolik kurang lebih 80juta rupiah yang digunakan untuk pendidikan. Karna saya di anggap "berkhianat" menyalahi perjanjian jadi saya harus mengembalikan. Namun, alhamdulillah dari MUI membantu saya mengembalikan uang tersebut.

Saya : Alhamdulillah selalu ada saja jalan rejeki pak.

Beliau : ia mas, orang jawa itu dimana-mana baik ya mas..saya dari nabire-papua, disana banyak sekali orang jawa transmigran. dulu hidup transmigran susah mas, sekarang sudah banyak yang kaya raya. Ada salah satu teman tetangga saya dari Jawa sudah miliki 15hotel. beliau ga mau kembali ke Jawa dan terus membangun Papua.

Saya : Alhamdulillah pak, saya pun ada banyak teman dari papua manokwari dan jayapura. 

Beliau : oooo itu dari papua barat mas, agak jauh. saya dari papua. Orang Jawa disana dan disini baik-baik semua mas, setiap kali ada kegiatan kita hanya mengirimkan surat mereka selalu mengirim dana yang luar biasa besar. Buat membangun masjid, pesantren, sekolah dan sarana lainnya. berbeda dengan lainnya. Disini saya punya beberapa rumah asuh dan banyak sekali orang jawa yang bersedia menjadi orang tua asuh, berbeda dengan orang asli sini misal bandung atau jawa barat sangat sedikit yang bersedia menjadi orang tua asuh.

Saya : Alhamdulillah pak kalau begitu, saya merinding mendengar cerita bapak. Saya punya banyak teman dan saudara tinggal di Papua tapi baru kali ini saya mendengar cerita seperti ini hanya dari bapak. Pantas banyak saudara saya yang betah disana pak, ngga ada satupun yang mau kembali lagi ke Jawa pak. Semua saudara yang merantau ke Papua semua menetap disana. 

Beliau : saya sebenarnya anggota DPR mas, namun tahun ini saya tidak mencalonkan diri karna 2021 saya mau maju menjadi Gubernur Papua.

begitu panjang percakapan saat itu, hingga sering sekali badan ini merasa merinding. Penasaran dengan sosok beliau saya memberanikan diri menanyakan nama lengkap beliau, saat itu beliau hanya menjadi Muhammad, lalu saya menimpali dengan, "hanya muhammad pak?" beliau menjawab, "Muhammad Yudi" selesai pulang lalu saya mulai searching siapakah beliau sebenarnya ? berikut ini saya rangkum dari berbagai sumber :

Muhammad Yudi Kotouky (lahir di Papua, 12 Juli 1974; umur 45 tahun) adalah anggota DPR RI periode 2014 - 2019 Komisi VII - Energi, Riset dan Teknologi dari Partai Keadilan Sejahtera. Tinggal di RT.003/RW.01, Kelurahan Cimanggis. Bojong Gede. Kota Bogor. Jawa Barat. 

Muhammad Yudi Kotouky berhasil menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Dapil Papua setelah memperoleh salah satu suara tertinggi perorangan di Pemilu 2014 yaitu 102.536 suara. Kotouky adalah seorang pedakwah Islam sejak muda dan pendiri dari Pondok Pesantren Asy-syafi'iayh Nabire, Papua. Kotouky juga menjabat sebagai Dewan Pembina Masyarakat Muallaf di Kabupaten Dogiyai, Papua.

Di 2014-2019, Kotouky bertugas di Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri & otonomi daerah, aparatur & reformasi birokrasi, kepemiluan dan reforma agraria. Pada April 2016, ia dipindahkan bertugas di Komisi VIII sebagai anggota. Pendidikan SMA Negeri Wamena, Papua (1989). 

Perjalanan Politik : 

Sejak kuliah aktif di organisasi ke Islaman, Kotouky sempat bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam di Semarang. Kemudian Kotouky mendalami ilmu keIslamannya dan berguru kepada Dr. Zamaksyari Dhoifer, guru besar Universitas Sains Al Qur'an (UNSIQ) di Wonosobo, Jawa Tengah. Setelah selesai berguru di Wonosobo, Kotouky rajin berdakwah dari satu pedalaman ke pedalaman yang lain sampai dia berhasil mendirikan satu pesantren di Nabire, Papua.

Di 2013 Kotouky bergabung dengan PKS dan menjadi Calon Legislatif dari Dapil Papua dan terpilih dengan suara terbanyak di Pemilu Legislatif 2014. Kotouky mencatat sejarah di era reformasi bahwa PKS memperoleh 1 kursi dari Papua.  

Pada 7 Maret 2018 Yudi tidak lagi bertugas di Komisi 8 yang membidangi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan dan mulai bertugas di Komisi 7 yang membidangi energi sumber daya mineral, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup.

Beliau aktif berorganisasi diantaranya menjabat sebagai :

  • Dewan Pembina Masyarakat Muallaf, Kab. Dogiyai
  • Dewan Pendiri Pondok Pesantren Assaptia, Kab. Nabire
  • YPI Muslim Papua

Prestasi :

Keberhasilan Organisasi Pembinaan Anak Yatim Piatu Asal Papua Dari Dirjen Bansos Kementerian Sosial. Mubaligh Sejati dari Nabire-Papua.

 

Ada begitu banyak percakapan dalam perjalanan ini, tidak semua saya publish disini. Selain belum ada persetujuan dari beliau, saya pikir beberapa poin diatas layak untuk dipublikasikan. Akhir dalam order tersebut saya vote 5 bintang dan saya beri ulasan, "Bapak Muhammad Yudi baik sekali, semoga sehat selalu..aamiin.." Bila bapak tidak berkenan pada tulisan ini, bisa hubungi/track saya melalui whois pak. Saya Ucapkan Terima Kasih sekali, saya tak pernah melihat besaran nominal dan tujuan orderan, saya menerima uang dari beliau 100k setelah sampai dikos saya lihat orderan yg seharusnya dibayar hanya 18k.


Posted On 13 Januari 2020 at 23:29:26





Another News
Remaja SMPN Siompu Tertusuk Ikan Sori

Sulawesi Selatan, Remaja SMP di kabupaten buton, sulawesi selatan tertusuk ikan Sori yang lari..

Sungai di Desa Sumput, Sidoarjo Mengeluarkan Busa dan Bau

Jakarta, BNPB pusat melalui akun resminya @BNPB_Indonesia mengeluarkan kabar terkini dari keluarnya..

Montir Lulusan SD Berhasil Membuat Pesawat Terbang

Sulawesi Selatan, Pria Lulusan SD yang berprofesi sebagai montir telah menghebohkan jagad creator..

Varian Ransomware Baru Kembali Menyerang File Berubah Menjadi GESD

Jakarta, Beberapa jam yang lalu kami mengalami kecolongan terkontaminasi virus ransomware varian..

Terjadi Ledakan di Monumen Nasional (Monas) DKI Jakarta

Jakarta, pukul 07.20 telah terjadi ledakan di Monumen Nasional (Monas). Informasi awal Ledakan..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..