Pemerintah dan Oposisi Venezuela Berunding di Norwegia

BERLIN, setelah berbulan-bulan protes dan upaya oposisi yang gagal untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, perwakilan pemerintah dan oposisi menuju ke Norwegia untuk mengadakan pembicaraan pada hari Rabu ini.

Tidak jelas apakah perwakilan kedua belah pihak akan bertemu langsung atau pejabat Norwegia akan bertindak sebagai perantara (mediator) untuk mencari kemungkinan resolusi untuk krisis di Venezuela.

Oposisi Venezuela mengklaim bahwa pemilihan Maduro tahun lalu tidak sah dan meminta dia untuk mundur.

Reuters dan Associated Press mengutip para pejabat dan oposisi yang mengatakan bahwa perwakilan telah melakukan perjalanan ke Norwegia untuk pembicaraan tersebut. Meskipun tidak menyebutkan negosiasi apapun secara khusus, Maduro mengakui dalam sambutannya di Televisi selasa malam bahwa menteri informasi Jorge Rodriguez telah memulai perjalanan "sangat penting" di luar negeri.

Seorang juru bicara Kementrian Luar negeri Norwegia tidak mengomentari atau mengkonfirmasi perundingan apapun. Pembicaran dilaporkan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah upaya gagal pemimpin oposisi Juan Guaido untuk menggulingkan pemerintah dalam pemberontakan militer sekitar dua minggu lalu. Beberapa orang yang terlibat dalam pemberontakan itu kemudian melarikan diri ke kedutaan asing.

Polisi intelijen Venezuela kemudian menahan wakil presiden Majelis Nasional di Caracas Timur. Dia adalah pejabat senior oposisi pertama yang ditahan setelah panggilan Guaido 30 April agar militer membantu mengusir Maduro.

Beberapa anggota parlemen oposisi juga didakwa dengan pemberontakan, pengkhianatan dan konspirasi.

Langkah-langkah pekan lalu tampaknya menandakan kemungkinan tindakan keras oleh pemerintah sosialis Maduro, Tetapi pembicaraan di Norwegia mungkin mengindikasikan bahwa tidak ada pihak yang meyakini mampu menang.

Salah satu alasan menjadi sikap Amerika Serikat yang telah berulang kali menyarankan bahwa penangkapan pemimpin oposisi Guaido akan menjadi garis merah bagi pemerintahan Trump.

Pemerintah Trump telah melakukan pendekatan konfrontasional dan telah mempertimbangkan menggunakan kekuatan militer sebagai suatu pilihan. Namun, Presiden Trump sendiri tampaknya semakin waspada apakah intervensi di Venezuela akan menjadi strategi yang tepat, karena pemerintah sosialis Venezuela tidak menimbulkan ancaman langsung ke Amerika Serikat dan didukung oleh Rusia.

Awal bulan ini, Trump menerima panggilan telepon dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin, "tidak melihat sama sekali terlibat di Venezuela, selain dia ingin melihat sesuatu yang positif terjadi untuk Venezuela." Kata Trump.

Washington enggan mengambil resiko keterlibatan langsung, oposisi Venezuela baru-baru ini mulai membahas alternatif untuk menggulingkan pemerintah. Termasuk kemungkinan membentuk pemerintahan bersama dengan para pejabat Maduro. Di Belakang layar, para pendukung asing dari oposisi telah bekerja untuk mengatur pembicaraan antara kedua pihak untuk meredakan ketegangan.


Posted On 16 Mei 2019 at 21:34:06





Another News
Akankah Indonesia Hancur Karena Masker?

Berita masker kini semakin populer. Bagaimana tidak, harga biasa 18.000 hingga 25.000 rupiah kini..

Fungsi dan Fakta Baru Mahalnya Masker

Semarang, Beberapa hari ini linimasa masih dihiasi dengan penawaran harga masker yang semakin hari..

Beredar Video 1 Kantong Mayat berisi 3 Mayat Anak Kecil

China, Netizen baru-baru ini kembali dihebohkan dengan postingan dari Warga Tiongkok dengan..

Vaksin Corona telah Ditemukan?

Amerika, Virus Corona atau 2019-nCov hingga kini masih menjadi misteri dari mana virus ini muncul...

Apa yang Terjadi di Perusahaan StartUp Saat ini?

Jakarta, Baru-baru ini viral komentar salah seorang netizen ke akun @hrdbacot yang curcol tentang..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..