Fungsi dan Fakta Baru Mahalnya Masker

Semarang, Beberapa hari ini linimasa masih dihiasi dengan penawaran harga masker yang semakin hari semakin tinggi. Apakah yang sebenarnya terjadi? Kami dilapangan mendapati adanya pembelian dalam jumlah besar oleh beberapa orang saja sehingga dipasar menjadi sulit ditemukan dalam harga yang murah. Kami mendapat informasi dari beberapa rekan kami bahwa masker diborong oleh seseorang yang mengaku aktif bekerja dalam angkasapura dan dinas kesehatan. Motif apa yang melatar belakangi hal ini masih belum diketahui atau terkonfirmasi.

Dalam sebuah wawancara menteri kesehatan justru menyalahkan orang-orang yang membeli masker "Salahmu sendiri kok beli ya," kata Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Terawan menilai orang yang sehat tidak perlu menggunakan masker untuk mengantisipasi virus. Harusnya, kata dia, masker hanya digunakan oleh orang yang sakit agar tak menularkan penyakitnya ke lingkungan sekitar.

"Enggak usah (pakai masker). Masker untuk yang sakit," kata dia. Menurut Terawan, perwakilan dari World Health Organization (WHO) di Indonesia juga memiliki pendapat serupa.

"Dr. Paranietharan dari WHO bilang, enggak ada gunanya (orang sehat pakai masker). Untuk yang sakit supaya tidak menulari orang lain kalau sakit. Tapi yang sehat enggak perlu," kata dia.

Saat ditanya lebih jauh apakah pemerintah akan turun tangan dalam mengatasi melambungnya harga masker ini, Terawan tak memberi jawaban tegas.

Menyikapi pernyataan tersebut sebenarnya apa fungsi masker sebenarnya? Di dalam masker ini terdiri dari tiga lapisan: 
1. Lapisan paling dalam yang berwarna putih. Ini adalah lapisan yang paling nyaman karena bersentuhan dengan kulit wajah kita. 
2. Lapisan tengan adalah filter statis. Lapisan ini terbuat dari bahan yang disebut spunbond non woven. Fungsinya adalah untuk menghalangi apabila air liur yang mengandung penyakit menyebar seperti batuk atau bersin. 
3. Lapisan luar yang merupakan material khusus mencegah masuknya mikropartikel.

Jadi, sangatlah perlu memakai masker untuk menangkal berbagai bakteri atau virus yang beterbangan di udara. Hal ini bertujuan guna tidak semakin meluas penyebaran penyakit. Namun, karena pencegahan telah dilakukan tentu semestinya akan menjadi berkurang/menghambat penyebaran penyakit. Hal ini berbeda jauh dengan situasi di China saat ini penderita 2019-nCov terus bertambah.


Posted On 16 Februari 2020 at 01:46:03


Shared With : Shortlink





Another News
G-Express Aplikasi Pengantaran Barang Di Jabodetabek dan Sekitarnya Semakin Berkembang

Jakarta, Wabah covid19 menuntut manusia memutar otaknya jauh lebih cepat guna tetap bertahan hidup...

Sri Lanka Berencana Membuka Pariwisata Pada Agustus 2020

Sri Lanka berencana untuk membuka kembali sektor pariwisata pada 1 Agustus dengan mengizinkan hanya..

Group Bioteknologi TASK Afrika Selatan Mengembangkan Vaksin Covid-19

Gagasan untuk menguji vaksin BCG di Afrika terhadap COVID-19 pasti akan menimbulkan kontroversi,..

Selebgram Sarah Seihl Lelang Keperawanannya

Wabah Covid-19 ini membuat seluruh kalangan dari pengusaha besar maupun kecil hingga Usaha Kecil..

Dirjen WHO: Akan Terus Memimpin Perjuangan Global Melawan Pandemi Coronavirus

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan terus memimpin..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..