Ciri Pengusaha Kotor

Kami merangkum dari berbagai sumber berita kriminal yang melibatkan para pengusaha baik dalam maupun luar negeri. Agar kita semua paham bagaimana gejala "dini" bos kita melakukan hal yang tidak baik dan dapat melakukan tindakan/antisipasi dampak terhadap hidup kita ke depan.

Pada beberapa perbincangan bersama praktisi sosiolog pak M. Mansur Alim salah satu Human Resource Senior beliau mengungkapkan, "di negara maju yang industrinya telah 7.0 para milenial sudah mengambil langkah proteksi terhadap karir mereka kedepan". Hal ini kami coba jabarkan bagaimana hal ini terjadi dan efeknya pula.

Setelah penelusuran cukup panjang dan lama ternyata ada korelasi dengan artikel ini. Mari kita pahami baik-baik uraiannya dengan seksama. 

1. Pengusaha Rajin Mengamankan Aset

Mengamankan aset adalah tindakan yang perlu dan pasti di ambil oleh setiap pengusaha. Tujuannya jelas agar tidak hilang dari tangan mereka. Namun, dalam kegiatannya kapan hal ini dikatakan kotor ? Disaat nama aset tersebut bukanlah nama dirinya. Disaat sumber aset ini dari perusahaan namun pembeliannya di atas namakan pribadi tanpa adanya proses pengeluaran (gaji/deviden).

Walau perusahaan tersebut adalah miliknya hal ini tetap tidaklah benar. Karena disaat perusahaan tersebut bangkrut maka properti tersebut akan sulit di lelang untuk membayar pesangon dan lain-lain. Pengamanan aset ini cukup sulit teridentifikasi dikarenakan informasi hanya berada sampai level manager saja dan pelaku pembelian.

2. Pengusaha Rajin Ganti Pejabat

Pergantian pejabat memang hal yang lumrah, hal ini untuk memajukan perusahaan agar lebih maju dan berkembang. Namun, hal ini menjadi tidak lumrah bila dilakukan dengan sangat amat sering. Indikasi yang dapat kita baca dalam situasi ini bukanlah karena pejabat tersebut tidak dapat bekerja. Akan tetapi justru ada kasus besar yang tidak dapat beliau selesaikan.

Kasus tersebut tidak selesai bukan karna diluar kapasitas beliau  tapi karna adanya hambatan. Hambatan muncul memang dapat dari berbagai aspek. Akan tetapi semuanya akan bermuara pada pengambil keputusan tertinggi yaitu pemilik perusahaan. Pergantian ini terjadi dengan tensi SERING karna adanya ketidakcocokan antara pejabat tersebut dengan pengusaha. Dengan mengundurkan diri maupun pemberhentian kontrak kerja.

3. Pengusaha Rajin Keluar

Pengusaha keluar kantor, rumah atau tempat dimana ia biasa beraktifitas adalah hal wajar guna beraktivitas. Namun menjadi tidak wajar bila dilakukan secara sering, berjalan cepat, baru saja datang lalu pergi dan tergesa-gesa. Perilaku demikian seolah mengatakan sedang ada sesuatu yang terjadi. Apakah kecelakaan atau musibah ? Bukan. Bila hal itu terjadi maka tidak dilakukan dengan sering.

4. Pengusaha Rajin Munafik

5. Pengusaha Rajin Motivasi

6. Pengusaha Rajin Inspeksi


Posted On 25 Agustus 2019 at 10:52:13


Shared With : Shortlink





Another News
Group Bioteknologi TASK Afrika Selatan Mengembangkan Vaksin Covid-19

Gagasan untuk menguji vaksin BCG di Afrika terhadap COVID-19 pasti akan menimbulkan kontroversi,..

Selebgram Sarah Seihl Lelang Keperawanannya

Wabah Covid-19 ini membuat seluruh kalangan dari pengusaha besar maupun kecil hingga Usaha Kecil..

Dirjen WHO: Akan Terus Memimpin Perjuangan Global Melawan Pandemi Coronavirus

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan terus memimpin..

Facebook akan Meluncurkan Fitur Belanja Baru di Seluruh Aplikasi

Facebook Inc (FB.O) meluncurkan Shops, sebuah layanan yang akan memungkinkan bisnis untuk..

Johnson & Johnson Akan Berhenti Menjual Bedak Bayi di AS dan Kanada

Johnson & Johnson pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka akan berhenti menjual..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..