Akankah Indonesia Hancur Karena Masker?

Berita masker kini semakin populer. Bagaimana tidak, harga biasa 18.000 hingga 25.000 rupiah kini telah naik melebihi 100%. Banyak pihak mengambil keuntungan dari wabah corona. Dari warga biasa, TKI hingga oknum di pemerintahan. Dalam situasi seperti ini dipandang dari sisi ekonomi semua pihak akan berkata wajar dikala stok sedikit lalu permintaan sangat tinggi. Namun, dari sudut pandang kenegaraan hal ini sangatlah rapuh dan kritis.

Adanya sebuah negara tidak hanya seberapa besar negara tersebut bertahan dari segala serangan. Namun, seberapa cepat negara tersebut mengembalikan dari keadaan terburuk. WHO memandang Indonesia sangat tidak siap menghadapi wabah corona. Tidak hanya dari peralatan untuk mendeteksi virus ini namun ada banyak faktor yang membuat WHO menyimpulkan ketidaksiapan itu antara lain :

1. Sumber Daya Manusia

Siapa yang berani menyangkal bahwa SDM Indonesia dalam bidang kesehatan masih rendah? Karakter dokter kita saat ini masih banyak yang berfikir pada profit oriented. Masih banyak dokter yang ada permainan dengan sales obat maupun alat kesehatan sehingga membengkaknya BPJS dan kerugian yang terus menerus tidak teratasi menjadi salah satu indikator besarnya biaya kesehatan. Apakah Biaya ini dapat ditekan? Jawabannya Dapat. Dengan meningkatkan kesadaran dokter dalam pemberian resep tidak dengan obat berbiaya tinggi bila dengan obat kualitas murah saja sudah dapat menyembuhkan. Meningkatkan hasil riset dalam penemuan-penemuan obat dengan biaya produksi murah namun berkhasiat tinggi. Beberapa pasien akhirnya memilih berobat ke luar negeri dengan pertimbangan kualitas obat, peralatan serta skill dokter.

2. Anggaran

Anggaran Kementrian Kesehatan seperti dilansir pada situs resminya www.depkes.go.id tahun 2020 sebesar 132,2 Triliun Rupiah. Sebagian besar dana ini masih terfokuskan penekanan angka stunting ditargetkan menjadi 19% pada 2024 dari yang saat ini 30,8% (Riskesdas 2018). Sekjen mengaku upaya ini harus dilakukan dengan semaksimal mungkin dengan intervensi gizi spesifik dan sensitive. Lembaga riset masih mendapatkan pendanaan yang kecil dan mengandalkan ToT dari negara lebih maju. Hal ini akan sangat mempengaruhi kualitas para dokter dalam hal penanganan virus corona.

3. Minim Perlengkapan Medis

Kita pun tak dapat memungkiri bahwa peralatan kesehatan di Indonesia saat ini masih terbilang mahal. Profit taking lagi dan lagi dilakukan oleh oknum yang hanya berfikir jangka pendek. Hal paling simple saat ini masker saja misalnya menjadi barang langka bak elang jawa di masa milenial. Benda yang sejatinya menangkal pada lapisan pertama pertahanan tubuh saja sudah sulit didapatkan.

4. Kecepatan Penyebaran Virus

Cepatnya penyebaran virus corona saat ini sangatlah efektif untuk mengurangi jumlah penduduk yang membengkak seperti cina. Penularan dari manusia ke manusia telah mendorong pemerintah cina mengeluarkan perintah tembak ditempat bagi para penderita yang tidak cooperatif dengan petugas kesehatan. Hampir seluruh pakar ketatanegaraan mengatakan hal yang sama bahwa tingginya jumlah penduduk bukanlah keuntungan bagi pemerintah.


Posted On 16 Februari 2020 at 21:30:13


Shared With : Shortlink





Another News
Banyumas Mewajibkan Memakai Masker

Bupati Banyumas Achmad Husein telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 440/212/Tahun 2020..

Apakah, Kapan, dan Bagaimana Pandemi Coronavirus Berakhir?

Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi secara global melebihi 1 juta dan lebih banyak negara yang..

Wakil Jaksa Agung Arminsyah Tewas

Wakil Jaksa Agung Arminsyah dilaporkan tewas akibat mobil yang dikendarai terbakar dalam kecelakaan..

China, Positif Covid19 Bertambah 19 Pasien

Negeri tirau bambu ini setelah beberapa hari tidak mengumumkan temuan kasus Covid19 baru. Telah..

Pemprov Jawa Barat Membuka Pemeriksaan Drive Thru Corona

Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan dalam tele conference bersama presiden dan..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..