Serangan Cyber terhadap Bisnis Inggris Melambung 243%

Serangan cyber terhadap bisnis Inggris melonjak 243% selama musim panas, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menurut temuan baru dari Beaming.

ISP bisnis yang berbasis di Hastings menganalisis data yang disuplai dari ribuan organisasi di Inggris.

Ditemukan bahwa perusahaan Inggris mengalami 157.528 serangan masing-masing rata-rata antara Juli dan September, naik dari 45.970 selama tiga bulan yang sama tahun 2018.

Perusahaan mendeteksi hampir 500.000 alamat IP unik yang digunakan untuk meluncurkan serangan cyber pada bisnis Inggris selama periode tersebut, dengan jumlah yang berasal dari China lebih dari dua kali lipat dari tahun lalu. Sejumlah besar serangan juga berasal dari Taiwan, Brasil, dan Rusia, kata Beaming.

Sistem yang paling sering ditargetkan adalah perangkat Internet of Things (IoT) dan layanan berbagi file, masing-masing berjumlah 20% dan 6% dari serangan.

FireEye memperingatkan pada Juni tentang peningkatan dramatis dalam penyalahgunaan layanan berbagi file seperti WeTransfer, Dropbox, Google Drive dan OneDrive, yang digunakan untuk meng-host file berbahaya dan phishing dalam serangan yang ditularkan melalui email.

Terlebih lagi, para penjahat cyber semakin bersiap-siap untuk mengeksploitasi perangkat IoT yang tidak terlindungi, menurut sebuah laporan Trend Micro yang dirilis bulan lalu. Perusahaan itu menganalisis obrolan di forum web gelap di seluruh dunia dan menemukan router dan kamera IP adalah perangkat yang paling sering dibahas.

Dunia bisnis menghadapi ancaman di dua sisi mereka bisa diserang DDoS atau diserang dengan cara lain dari botnet mesin IoT yang disusupi seperti ini atau teknologi operasional mereka sendiri dapat dibajak dan disabotase, mengganggu proses bisnis dan manufaktur utama.

“Musim panas sebelumnya relatif sepi ketika berkaitan dengan kejahatan dunia maya, tetapi para peretas belum mengambil istirahat tahun ini. Sepanjang 2019 kami telah menyaksikan tertinggi baru dalam volume serangan cyber yang menyerang organisasi di Inggris dan juga jumlah agen aktif di balik upaya tersebut, ”kata direktur pelaksana Beaming, Sonia Blizzard.

“Kami menangani kode berbahaya semakin banyak di tingkat jaringan untuk meminimalkan ancaman serangan online kepada pelanggan kami. Para peretas mengejar tautan terlemah yang dapat mereka temukan, sehingga perusahaan perlu meningkatkan ketahanan mereka terhadap serangan yang terus-menerus dan tidak pandang bulu ini. Mereka dapat melakukan ini dengan memastikan perangkat lunak dan pertahanan cybersecurity mereka mutakhir, menerapkan langkah-langkah seperti firewall yang dikelola dan mendidik karyawan untuk membantu mereka menghindari risiko utama yang dapat mereka hadapi. "


Posted On 06 Oktober 2019 at 00:50:53





Another News
Serangan Cyber terhadap Bisnis Inggris Melambung 243%

Serangan cyber terhadap bisnis Inggris melonjak 243% selama musim panas, dibandingkan dengan..

Ditemukan Bug Signal Messenger Sangat Berbahaya?

Setiap aplikasi mengandung kerentanan keamanan, beberapa di antaranya mungkin Anda temukan hari..

TrueCaller Aman atau Berbahaya?

Beberapa waktu lalu truecaller booming karna aksi demontrasi mahasiswa dan siswa SMK/A. Dalam aksi..

Angkatan Udara AS Menawarkan Kontrak Keamanan Siber 95juta Dollar

Angkatan Udara AS meminta penawaran dari vendor yang dapat memberikan dukungan untuk proyek..

Kebakaran Terminal Ajibarang Banyumas

Laporan telah terjadi kebakaran di Terminal Ajibarang, Banyumas ada hari Minggu..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..